IBU MAHASISWA SUPER NEKAT (skenario durasi 20 menit) By Ami Daria



IBU MAHASISWA SUPER NEKAT

 IBU MAHASISWA SUPER NEKAT
(Skenario sinetron durasi 20 menit)
 By Ami Daria

SINOPSIS :

www.planetcerpen.com.   Saat sedang ujian, dimana peserta yang lain sibuk mengerjakan soal, Devi justru sibuk mengusir kantuk yang datang secara tiba-tiba. Saking ngantuknya Devi sampai bermimpi. Mimpi naik sampan sendirian di tengah sungai yang luas.

Berbagai cara telah dilakukan untuk mengusir rasa kantuk tersebut. Tapi semua itu nihil. Hingga akhirnya Devi berbuat nekat. Perbuatan yang menimbulkan decak dari peserta ujian yang lain. Ada yang tertawa geli, ada yang geleng-geleng kepala, bahkan ada juga yang menganggapnya miring alias setengah gila. Apakah perbuatan nekat tersebut? Silahkan baca skenario ini hingga selesai.


PELAKU :

1.     Devi (40 tahun)
Seorang wanita yang ulet, mandiri dan penuh semangat. Dia juga centil dan kenes. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, tetap semangat kuliah.

2.     Budi (45 tahun)
Suami dari Devi. Orangnya sabar dan kalem. Tidak terlalu banyak tingkah.
                                                                                                                                                    
3.FITRI (40 Tahun)4
Merupakan teman akrab Devi. Mereka kuliah bareng. Kemana-mana selalu bersama. Beda dengan Devi yang centil, Fitri terlihat lebih kalem dan pendiam.
                                                                
4.     Penjaga ujian dan Para Mahasiswa


SETTING :
1.     Ruang tengah rumah Devi.
2.     Dapur rumah Devi.
3.     Ruang kelas.
4.     Teras kelas



SCENE. 01. INT. RUANG TENGAH  RUMAH  DEVI -Malam
Pelaku : Devi, Budi

DEVI SEDANG MEMBACA BUKU SAMBIL TERKANTUK KANTUK. MATANYA TINGGAL LIMA WATT.

DEVI :
Duh, ngantuk banget......tapi aku harus menyelesaikan membaca buku ini. Besok ujian. Paling nggak, aku harus membacanya walau cuma sebentar.

BUDI :
(DUDUK DISAMPING DEVI) Sudahlah Ma...tidur. Sudah malam...hampir jam satu malam, lho......

DEVI :
Bentar lagi. Biar kubaca dulu....paling nggak, kalau sudah baca kan, bisa ingat. Lha kalau nggak baca sama sekali, bagaimana bisa ingat?

BUDI
Besok kamu ngantuk lho. Bukannya mengerjakan soal, malah tidur.

DEVI
(TERTAWA GELI)Ya, nggak lah......Ujian kan spaneng, masa bisa ngantuk?

BUDI
Ya.....siapa tahu. Ya sudah. Aku tidur dulu......(BERDIRI)

DEVI
Yap! Silahkan......

BUDI BERANJAK PERGI. DEVI MELANJUTKAN BELAJAR.

DEVI
Memang kalau seorang ibu kuliah ya, begini. Mau belajar aja, membereskan pekerjaan rumah dulu. Setelah anak-anak tidur. Baru bisa belajar. Malam...deh...

JAM DINDING MENUNJUKAN PUKUL DUA PAGI.

DEVI
(MEMANDANG JAM DINIDNG) Oh my God.....udah jam dua pagi....tidur ah..... kalau besok kesiangan. Kan berabe.....(MERAPIKAN BUKUNYA)

CUT TO


SCENE-02. INT. DAPUR RUMAH DEVI -Pagi
Pelaku : Devi, Budi.

DEVI SEDANG MENGORENG TELUR.

DEVI
Mau ujian, masak dulu....Kalau semua sudah beres, barulah dah berangkat ujian.(TERSENYUM  SAMBIL MENGANGKAT BAHU)

BUDI
Kamu sudah bangun, ma?                                   

DEVI
Sudah dari tadi Pa...ini masaknya dah hampir selesai.

BUDI
Ya sudah. Biar Papa yang lanjutin. Sana Mama mandi.....

DEVI
Sudah selesai kok......

CUT TO


SCENE- 03. EXT. TERAS SEKOLAH –Pagi
Pelaku : Devi, Fitri, mahasiswa-mahasiswi.

DEVI  DUDUK BERSAMA TEMAN-TEMANNYA. MEREKA SEDANG NGOBROL.

DEVI
(MELIHAT JAM TANGAN) Sebentar lagi kita masuk. Jam terakhir, ya.....?

FITRI
Aku semalem pura-puranya belajar sampai jam satu jeng......

DEVI
Sama jeng.....tapi nggak tahu. Masuk ke otak nggak, ya.....?

FITRI
Tahu deh......yang jelas ngantuk. (TERTAWA GELI)

 DEVI
(TERTAWA GELI) Sama....aku juga ngantuk. Nanti pulang dari sini langsung tidur, ah.....

FITRI
Sama. Aku juga mau langsung tidur....ee...ada kerjaan. Belum nyetrika. (TERTAWA SAMBIL MENUTUP MULUT DENGAN TELAPAK TANGANNYA)

DEVI
(IKUT TERTAWA) Itulah resikonya kalau ibu-ibu kuliah. Kerjaan jadi dobel....mengerjakan pekerjaan rumah juga tugas kuliah. Harus super power.

FITRI
Iya. Memang.....

TERDENGAR  BEL  BERBUNYI.

DEVI
Sudah bel. Masuk, yok....

DEVI MASUK KELAS DIIKUTI  FITRI.

CUT TO


SCENE-04. INT. DALAM KELAS  -Siang,
Pelaku : Devi, Fitri, Penjaga ujian, para mahasiswa.

DEVI, FITRI DAN MAHASISWA YANG LAIN SEGERA MASUK KELAS DAN DUDUK DI BANGKU MASING-MASING. PETUGAS PENJAGA UJIAN SEGERA MEMBAGIKAN SOAL.

MEREKA SEGERA MENGISI DATA-DATA YANG DIPERLUKAN LALU MULAI MENGERJAKAN SOAL. PENJAGA UJIAN MENGEDARKAN DATA YANG PERLU DITANDATANGI PESERTA UJIAN.  SETELAH SELESAI, DUDUK DIKURSI DEKAT PINTU MASUK.

SEBELUM MENGERJAKAN SOAL, DEVI BERDO’A DENGAN KHUSUK. MAHASISWA YANG LAIN  TAMPAK MULAI FOKUS MENGERJAKAN SOAL.
DEVI MEMBACA SOAL.  BELUM SELESAI MEMBACA,TIBA-TIBA  DISERANG RASA KANTUK YANG BERAT. DAN  DEVI TIDAK MAMPU MENAHANNYA.

DEVI
Astaghfirullah hal adzim.....kenapa aku ngantuk sekali?

DEVI TAMPAK BERUSAHA KERAS MENGHILANGKAN RASA KANTUKNYA. DIA MENGAMATI PESERTA UJIAN YANG LAIN. MEREKA TAMPAK FOKUS MENGERJAKAN SOAL.

DEVI
(MENOLEH KE FITRI YANG ADA DISEBELAH KANANNYA) Jeng Fitri....jeng Fitri.....(SETENGAH BERBISIK)

NAMUN FITRI YANG MASIH FOKUS MENGERJAKAN SOAL, TAK MENDENGAR PANGGILAN DEVI. DEVI MENGHELA NAPAS PANJANG SAMBIL MEMONYONGKAN BIBIRNYA.

DEVI
Fokus.....fokus pada soal...(MEMBACA SOAL . TAPI TIBA-TIBA TERKANTUK LAGI) YA Allah...kenapa rasa kantuk ini datang lagi.....aku harus fokus...

DEVI BERUSAHA KERAS MENGHILANGKAN KANTUKNYA, TAPI GAGAL. KEPALANYA TERANTUK KE DEPAN. BAHKAN DALAM KANTUKNYA  DEVI BERMIMPI.

CUT TO CUT


SCENE-05. EXT. SUNGAI BESAR –Siang
Pelaku: Devi

(DALAM MIMPI) 
SUNGAI  ITU PANJANG DAN  LEBAR. SEBELAH KANAN DAN KIRINYA PEPOHONAN YANG MENGHIJAU.

DISUNGAI  ITU, DEVI SEDANG  MENDAYUNG  SAMPAN SENDIRIAN.  TERPAAN SINAR MATAHARI MEMANTULKAN CAHAYA BERKILAUAN DI PERMUKAAN  SUNGAI.  PANDANGAN DEVI KEDEPAN, DIMANA YANG TERLIHAT HANYA AIR YANG MENGHAMPAR SANGAT JAUH KE DEPAN.


SCENE-06. INT DALAM KELAS –Siang
Pelaku : Devi, Fitri, Para mahasiswa, Penjaga ujian
                                                                    
DEVI MASIH TERKANTUK-KANTUK, KEPALANYA TERKULAI KEDEPAN. DEVI TERBANGUN. MATANYA TERBUKA.

DEVI
Astagfirullah hal adzim.....sakingnya ngantuknya sampai aku mimpi......? aku harus berjuang......harus berjuang......yang lain berjuang mengerjakan soal, aku berjuang menghilangkan kantuk....Oh my God.....(MEMUKUL JIDATNYA SENDIRI)

DEVI MEMBACA SOAL UJIAN. NAMUN TIBA-TIBA DIA TERTIDUR LAGI, KEPALANYA TERGULAI KEDEPAN.


SCENE-07. EXT. SUNGAI BESAR –Siang
Pelaku : Devi

(DALAM MIMPI)
DEVI MASIH MENDAYUNG SAMPAN SENDIRIAN.

DEVI
Mana yang lain? Ternyata aku sendirian disini.....mana yang lain? Aku mau kemana? Sungai ini sangat panjang....(MENOLEH KE KANAN DAN KIRI)
Sepi.....sepi sekali.....


SCENE-08. INT. DALAM KELAS –Siang
Pelaku : Devi, Fitri, para Mahasiswa.

DEVI TAMPAK MASIH TERTIDUR. KEPALANYA TERGULAI KESAMPING. DIA KAGET DAN TERBANGUN.

DEVI
(TERBANGUN) Aku tertidur dan mimpi lagi.......? Melanjutkan mimpi yang tadi.....? Kok bisa, ya....? mimpi berlanjut?Aneh.......

DEVI MENENGOK KEKANAN DAN KIRI SAMBIL MEMUKUL-MUKUL JIDATNYA. TAMPAK BERPIKIR KERAS.

DEVI
Pokoknya aku harus menghilangkan rasa kantuk ini. Harus!  Masa aku disini bukannya mengerjakan ujian malah numpang tidur? Nggak lucu.

PENJAGA UJIAN
(BERDIRI) Tiga puluh menit lagi........(SAMBIL MENGEDARKAN PANDANGAN KE PESERTA  UJIAN)

DEVI
Kurang setengah  jam? Aku belum mengerjakan sama sekali.....gawat! (MEMUKUL JIDATNYA BERKALI-KALI) Aku harus bisa....harus!

DEVI TAMPAK BERPIKIR KERAS. DIA MENEMUKAN IDE. LALU MULAI BERSENANDUNG. MENYANYIKAN LAGU ‘ON MY WAY’MILIK ALAN WALKER DAN SABRINA

DEVI 
Hem...hem...hem...hem...hem....hem...hem....
(KAKINYA BERGERAK KEKANAN KIRI LALU KEATAS.LUTUTNYA MEMBENTUK MEJA)

PESERTA  UJIAN DIDEPANNYA MENOLEH, KAGET.

DEVI
Maaf...maaf....sekali lagi maaf.....(MENGANTUPKAN KEDUA TANGANNYA)
PERSERTA UJIAN ITU TERSENYUM SAMBIL MENGANGGUK.
DEVI TERSENYUM GELI.

DEVI
Ah, ternyata mejaku menempel kursi dia....pantas saja tadi dia kaget. (TERSENYUM GELI SAMBIL MENARIK MEJANYA AGAR TIDAK MENEMPEL KURSI DEPANNYA) Mulai membaca soalnya lagi. Tapi....kantuk itu menyerang lagi.

DEVI MULAI BERSENANDUNG SAMBIL MENARI.  NAMUN YANG DIGERAKAN KHUSUS KAKI.

DEVI
(MENYANYIKAN LAGU LAGI) SETELAH  DIRASA CUKUP, DEVI MULAI MENGERJAKAN SOAL.    Astafirullah wal Adzim.....rasa kantuk ini, oh.....kapan kamu pergi dariku...oh rasa kantuk yang datang di saat yang sangat tidak tepat!

DEVI MENELUNGKUPKAN WAJAH DIMEJA.

DEVI
(Naration)
Ya Allah.....ya Allah.....tolonglah hambamu ini agar mampu mengusir rasa kantuk ini.......ya Allah...hamba mau mengerjakan ujian. Tolonglah hamba......

DEVI MENGANGKAT WAJAHNYA DAN TERSENYUM CERIA. TAMPAKNYA DIA DAPAT IDE.

DEVI MEMANDANG KE ARAH PENJAGA UJIAN. SECARA KEBETULAN PENJAGA ITU JUGA SEDANG MEMANDANGNYA. DEVI TERSENYUM SAMBIL MENGANGGUK HORMAT. PENJAGA ITU TERSENYUM.

SETELAH PENGAWAS MEMANDANG KE ARAH LAIN. DEVI LANGSUNG BERDIRI. MENYENANDUNGKAN LAGU 'ON MY WAY' SAMBIL DANCER. MENGERAK-GERAKAN KEDUA TANGAN DAN PUNDAKNYA DENGAN SANGAT CEPAT.  MENGIKUTI  IRAMA SENANDUNGNYA.

CUEK, DENGAN PANDANGAN HERAN MAHASISWA DI SEKITARNYA

DEVI
Alhamdulillah....rasa kantuk ini hilang.....ya, hilang sama sekali.....terima kasih  ya Allah......saatnya mengerjakan soal. (TERTAWA CERIA)

DEVI DUDUK, BERDEHEM, LALU MULAI FOKUS MENGERJAKAN SOAL. CUEK DENGAN PANDANGAN HERAN MAHASISWA DI SEKITARNYA.

PARA MAHASISWA DI SEKITAR HANYA GELENG-GELENG KEPALA SAMBIL TERTAWA GELI. ADA PULA YANG MENYILANG JARI DI  JIDATNYA. NAMUN DEVI MENGACUHKAN SEMUA ITU. YANG TERPENTING BAGINYA, MENGHILANGKAN RASA KANTUK DAN FOKUS MENGERJAKAN SOAL UJIAN.

DEVI
(Naration)
Perduli amat dengan pandangan mereka......mereka kan nggak merasakan bagaimana perjuanganku menghilang rasa kantuk ini....(TERSENYUM GELI)
Yang penting sekarang fokus. (MELIHAT JAM TANGAN) Waktu tinggal dua puluh menit.....soal ada lima puluh. Satu menit dua soal. Oh my God......aku harus bisa!

DEVI BENAR-BENAR KONSENTRASI MENGERJAKAN SOAL.
DIA MEMBACA CEPAT.

PENJAGA UJIAN
Waktunya sudah habis.....tolong kumpulkan di depan.

DEVI
Waduh! Aku kurang sepuluh lagi....(KALUT) Tenang Devi....tenang....tenangkan dirimu.

DEVI MEMBACA CEPAT DAN MENGERJAKAN LAGI. SECARA SERENTAK MAHASISWA MENGUMPULKAN SOAL DAN JAWABAN KE DEPAN. DEVI MASIH NGEBUT MENGERJAKAN.

FITRI
(MENEPUK PUNDAK DEVI) Yok, jeng Devi....dikumpulkan.

DEVI
Bentar....dua lagi. Namaku Devi...berarti  jawabannya D. (MENGISI JAWABAN) Tinggal satu. Pantesnya apa, ya? A sajalah....huruf pertama. (MENGISI JAWABAN LAGI) Selesai sudah......(MERAPIKAN SOAL DAN JAWABAN)

DEVI BERDIRI SAMBIL TERSENYUM CERIA LALU MELANGKAH  MAJU UNTUK MENGUMPULKAN SOAL DAN JAWABAN UJIAN.

CUT TO


SELESAI SUDAH.....








Belum ada Komentar untuk "IBU MAHASISWA SUPER NEKAT (skenario durasi 20 menit) By Ami Daria"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel